Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
Tampilkan postingan dengan label Tugas GPAI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas GPAI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2020

Webinar Pengenalan MEC , Upaya GPAI Tingkatkan Profesionalitas Diri Di Tengah Pandemi

Webinar Pengenalan MEC , Upaya GPAI Tingkatkan Profesionalitas Diri Di Tengah Pandemi

Webinar Pengenalan MEC

Surabaya- Satu  ilmu baru yang diperoleh guru pendidikan agama Islam kota Surabaya dari Ustadz Sugeng Setiyobudi untuk mengenalkan bagaimana cara mengikuti kursus online mandiri melalui MEC sampai dapat e-sertifikat Online secara terbuka bagi siapa saja yang berminat hanya dengan #dirumahsaja , melalui microsoft teams selasa, 09/06/20, tepat pukul 19.30 WIB. 

Meskipun terkendala sinyal dan dihadiri lebih dari 60 peserta yang berasal dari GPAI seKota Surabaya membuat ruang meeting via virtual terdengar berisik. Sehingga membuat suara nara sumber menjadi tenggelam muncul ketika menerangkan materi pengenalan MEC.

Selama satu jam lebih, pelatihan malam ini webiner pengenalan MEC (microsoft educator center) berlangsung cukup lancar, dengan langkah-langkah yang diajarkan secara langsung dan bisa dilihat oleh peserta pelatihan. Sehingga semua GPAI bisa sama-sama belajar langsung dari microsoft center dengan pelatihan gratis hanya bermodal pulsa internet, hp dan laptop saja. 

"Namun karena melalui online, maka sertifikatnya pun e-sertifikat. Tidak bisa digunakan untuk kenaikan tingkat. Tapi bagi guru yang akan haus ilmu, ini dijadikan belajar yang lillahi ta'ala." Ucap sekretaris KKG PAI Kota Surabaya tersebut di sela-sela sebagai nara sumber malam ini.

Ustadz Sugeng selaku pengurus IGI (ikatan guru indonesi) ini pun berhasil meraih 36 sertifikat dari microsoft. Berharap GPAI di Surabaya pun bisa belajar sebanyak-banyaknya untuk menunjang pembelajaran dari jauh. Sehingga bisa diaplikasikan pada murid-muridnya sehingga tidak ubahnya bertemu dalam kelas.

Di sesi terakhir pelatihan, ada sesi tanya jawab oleh nara sumber dan peserta pelatihan. Sehingga diambil kesepakatan bahwa akan ada pertemuan sepekan dalam pelatihan dengan waktu siang, sehingga tidak mengganggu aktifitas keluarga. Bahkan akan ada link siaran ulang yang akan dibuat di youtobe sehingga peserta yang telat hadir mampu mengikuti penuh dan dipraktikkan langsung di rumah masing-masing. 

Antusias peserta yang luar biasa "instans" karena ingin langsung bisa dan langsung menguasai materi " jadi tantangan tersendiri untuk belajar dan memahami satu persatu uraian materi yang diberikan agar guru pendidikan agama Islam terus berupaya menjadi guru profesional ditengah pandemi covid-19 .

"Sampai jumpa pada Desiminasi TOT MIEE tanggal 15 mendatang , semoga kita semua sudah siap walau harus disambi masak , kerja ataupun balas chat dari WhatsApp dan lainnya" ujar Tri Eko Sulistiowati peserta webinar(Humas, SH)

Rabu, 20 Mei 2020

GPAI SalurkanPaket Santunan Ke 377 Siswa Yatim Di Tengah Pandemi


GPAI  SalurkanPaket Santunan Ke 377 Siswa Yatim Di Tengah Pandemi

Rakorcam virtual via zoom

Surabaya - Rapat koordinasi virtual KKGPAI Kecamatan se kota Surabaya kali ini spesial karena pembahasan yang disampaikan dan juga bersamaan dengan distribusi penyaluran santunan kepada siswa sekolah dasar yang tergolong yatim , piatu dan dhuafa melalui aplikasi zoom , Rabu 20/5/2020

Tiga puluh satu ketua kelompok kerja guru pendidikan agama Islam kecamatan se kota Surabaya mengikuti rapat virtual via zoom yang dipandu langsung oleh ustadz Sugeng Setiyo Budi Sekretaris KKG PAI Kota Surabaya sebagai pembawa acara.

Kesempatan pertama diberikan ketua KKGPAI Kota Surabaya untuk menjelaskan maksud dan tujuan rakorcam serta evaluasi beberapa program yang sudah berjalan mulai dari bintang pelajar , pesantren ramadhan ceria #dirumahsaja , piagam penghargaan untuk pemenang dan peserta serta rencana pelatihan pembuatan video pembelajaran yang diusulkan  untuk diagendakan di program berikutnya.

"Tak kalah penting pembahasan inti pada pertemuan kali ini adalah tekhnis  pendistribusian dana santunan yatim yang akan dipandu oleh Bunda Tri selaku ketua panitia sambil menunggu proses selesainya transfer yang dilakukan oleh Bu Iffa bendahara KKG PAI Kota dan Ustadz Ali Imron Bos Kopsyah RD" Tutur Ustadz Zainal

Tri Eko Sulistiowati selaku ketua panitia santunan yatim memohon maaf dan memberikan informasi terkait dana santunan yang sudah ditransfer ke rekening pribadi rekomendasi ketua KKGPAI Kecamatan untuk selanjutnya diberikan ke siswa yatim.

"Kami yakin , KKG PAI kecamatan sebagai kepanjangan tangan dari panitia santunan akan mendistribusikan sesuai data yang dikirimkan ke kami dan mengirimkan bukti fisik penyaluran ke kami sebagai bagian dari pertanggungjawaban kami sebagai panitia" ujar Tri atau biasa dipanggil Bunda Tri

Transfer santunan melalui rekening dengan jumlah total Rp 57.700.000 sebelumnya sudah diberikan kepada MGMP SMP untuk 200 siswa  secara otonomi teknisnya diserahkan ke siswa SMP dengan kriteria yatim , piatu dan dhuafa peranak Rp 100.000 dan hari ini 377 siswa SD juga mendapatkan bagian yang sama dengan penyaluran ketua KKGPAI Kecamatan diteruskan pada GPAI peserta santunan

Ucapan terimakasih untuk para donatur yang dermawan dan teman-teman guru pendidikan agama Islam yang luar biasa hebat , saling dukung , saling support dan saling menguatkan hingga kita bisa tegar berdiri dalam kondisi dan situasi apapun ditengah pandemi Covid-19 menjadi Pamungkas rakorcam Virtual.

"Rp. 57.700.000,- adalah angka terfantastis yang KKG PAI Kota Surabaya dapatkan dari berbagai Donasi artinya Sebenarnya Guru-guru PAI Surabaya sudah punya kekuatan dan jiwa beramal yang luar biasa ,apalagi dengan hadirnya Kopsyah, insya Allah kita semakin memiliki kekuatan dakwah Islam dengan ekonomi yang bagus" pungkas Ustadz Zainal ( Bunda Tri)

Minggu, 03 Mei 2020

Ungkapan Duka Mengalir Dari Sahabat Hingga Pejabat

Ungkapan Duka Mengalir Dari Sahabat Hingga Pejabat

Supriyanto (alm) Bersama kadispendik , kadiskemenag , ketua dan sekretaris KKG PAI Kota Surabaya

Surabaya - Kepergian ketua KKG PAI Kota Surabaya periode tahun 2010-2017 , H. Supriyanto (alm) telah meninggalkan banyak kenangan indah bagi orang-orang yang ditinggalkannya mulai dari sahabat hingga para pejabat sehari menjelang hari pendidikan Nasional tepatnya tanggal 1 Mei 2020 

Berbagai ungkapan kasih sayang dan persaksian akan perjuangannya tersampaikan di wag GPAI SD Se Kota Surabaya penuh duka cita dan deraian airmata mengingat kepergiannya sangat mengejutkan dan tak meninggalkan pesan apa-apa terkecuali jejak-jejak motivasinya yang ditulis di wag (Whatsapp gruop).

Dari ratusan guru pendidikan agama Islam yang ada di gruop salah satunya kesan dari ustadz Fathoni yang menyatakan " Insya Alloh, Beliau teladan kita yang sejati, berani, tegas , disiplin, penuh kasih sayang, Semoga muncul sosok-sosok pejuang seperti Aba H. Supriyanto yang lain di tubuh GPAI" tuturnya

Tak terkecuali ucapan bela sungkawa pun datang dari jajaran kementerian agama kota Surabaya yang diwakili oleh Suhaji -Kabid Pais Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur " Saya ulang sekali lagi innalillahi wainna ilaihirrojiuun. kami atas nama kabid pais kanwil kemenag jatim beserta seluruh kasi dan staf ikut berduka cita atas meninggalnya bpk H.suprianto guru kita dan teman mitra kerja kita pejuang GPAI" ujarnya 

Lebih lanjut Suhaji mendoakan "Semoga beliau husnul khotimah diterima amal ibadahnya disisi Alloh swt dan diampuni segala khilaf salahnya dan keluarga yang ditinggalkan di beri ketabahan dan kekuatan.anak anaknya menjadi anak yang sholih dan sholihah khususon untuk pak H.suprianto .al fatihah". Tuturnya (Bunda Tri)

Biasa Yang Luar Biasa

Biasa Yang Luar Biasa

Supriyanto (alm) bersama pejabat Kemenag RI Kota Surabaya

Kepergianmu selamanya
Berhentinya roda motormu
Motor bututmu mengiringi inspirasiku
Sepak terjangmu, idemu
Kadang tidak bisa dinalar olehku
Itu maumu GPAI harus maju

Biasa.....

Debatmu lahir Asa demi untuk maju
Lecutan asamu banyak arti bagiku
Membangunkan imajinasi kompetensi ku

Biasa .....

Kepergianmu membuat gundah hatiku
Seakan hilangnya pegangan hidupku

Tapi .........
Biasamu 
Menjadi luar biasa bagiku
Dari inspirasi , pemikiran  kejujuran dan kedisiplinan mu
Semua akan menjadi kenangan bagiku , ladang pahala bagimu

Semoga semua amal inspirasi dan pemikiranmu dirindukan surga akan kedatanganmu

Ahmad Hisbullah

In Memoriam Pak Pri di Hari Pendidikan Nasional

In Memoriam Pak Pri di Hari Pendidikan Nasional

Supriyanto (alm) didampingi Mudzakir saat memimpin rapat KKG PAI Kota Surabaya

Satu hari menjelang Hari Pendidikan Nasional, tepatnya hari Jum'at,  tanggal  30 April 2020 guru kami, orang tua,  dan senior kami Pak Supriyanto (Pak Pri) dipanggil  Allah Swt. Inna Lillahi Wainna Ilaihi Raaji'un, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada NYA kita kembali.

Mengingat kebaikan Pak Pri kayaknya tidak habis di tulis dalam waktu semalam. Mengenal beliu sejak tahun 2009 ketika saya ditempat tugaskan sebagai guru di SDN Menanggal 601 Gayungan dan beliau guru di SD Lab School Unesa. Sejak tahun 2010-2017 mendapat kesempatan sebagai sekretaris KKG PAI Kota Surabaya dan Pak Pri sebagai Ketuanya.

Selama 2 periode kepengurusan KKG mendampingi beliau,  tentu saya banyak mengambil pelajaran dari  ilmu dan pengetahuan beliau yang luas. beliau sosok pemimpin demokratis - terbuka menerima masukan dan kritikan, bijaksana dalam mengambil keputusan,  peduli kepada anggota,  ringan tangan dan rela berkurban baik tenaga,  uang dan yang lain.

Kegigihan dan kesungguhan Pak Pri dalam berorganisasi sangat sulit ditandingi, saya tidak bisa bayangkan dengan usia yang tidak muda beliau masih sanggup mengantar surat semalaman ke berbagai kecamatan, jam 12.00 di Sekolah,  jam 16.00 sampai menganti,  jam 19.00 di rumah pengurus daerah perak,  jam 23.00 sampai rumah pengurus daerah Bulak dan kenjeran. Pak Pri..  Pak pri.. Saya terheran-heran dan takjub melihat semangat  sampean. Hanya berbekal sepeda butut engkau keliling Surabaya. Bahkan saat mengundang Buya Syafi'i Ma'arif  engkau naik sepeda dari Surabaya ke Yogya. padahal engkau  orang berada, 

Sebagai guru. Beliau layak menjadi panutan, datang paling awal, menyiapkan berbagai media pembelajaran, beliau tidak ingin hanya sekedar mengejar, namun harus ada nilai-nilai kehidupan yang menjadi bekal siswa kelak ketika dewasa,  terutama nilai-nilai kejujuran, kemandirian,  toleransi, empati dan cinta tanah air

Selama mengenal Pak Pri,  sama sekali beliau tidak pernah mengeluh atau sambat sakit,  capek atau yang lain. Padahal setiap manusia pasti punya masalah. Justru kami yang muda sering curhat meminta masukan, saran dan nasehat,  kemudianPak Pri dengan bijak pasti memberi berbagai solusi,  Hal ini yang membuat teman-teman guru agama sering berlama2 dengan beliau untuk berdiskusi dan berbincang-bincang.

Pak pri,  sekarang engkau telah kembali ke haribaan Allah Swt. Kenangan akan kuatnya engkau bersepeda motor kemana saja,  kenangan engkau sering masak nasi sendiri untuk konsumsi rapat pengurus KKG,  kenangan engkau menalangi uang pribadimu untuk jalannya organisasi,  kenangan kejujuranmu dalam hal keuangan organisasi, kenangan saat engkau senantiasa dan pasti keluar saat rapat hanya mengejar shalat sesaat sesudah adzan, kenangan engkau gigih memperjuangan toleransi tanpa mengenal Sara,  kenangan akan pentingnya kaderisasi dalam organisasi, dan banyak lagi jasa kebaikanmu.

Pak Pri. Saya, istri dan anak-anak tidak dapat melupakan kebaikanmu.
Kenangan saat engkau memotivasiku untuk terus menjadi PNS saat saya down mau keluar dan lebih menekuni usaha,  kenangan engkau sering datang malam-malam  ke rumah Aloha hanya untuk mengajak diskusi dan berbincang-bincang dengan anak2 di rumah,  haduh menangis saya mengingat kebaikanmu.

Semoga Pak Pri sudah menikmati indahnya surga yang di berikan Allah Swt kepada Ahli kubur di Alam barzah sambil di temani semua amal-amal  jariah kebaikanmu sambil menanti datangnya hari akhir.

Pak Pri engkau guru yang layak di kenang, 
Semoga ke depan akan terlahir sosok Pak Pri,  Pak Pri baru yang mengabdi pada negeri tanpa mengharap balas budi.

Salam hormat Pak Pri
Salam hormat orang tua kami

Mudzakkir and Fam's

Jasa Abah Pri , GPAI Untuk IGI

Jasa Abah Pri , GPAI Untuk IGI 


Supriyanto (alm)
Selamat jalan abah...
Kepergianmu akan kami kenang selama-lamanya ...

Semoga apa yang terulang engkau lakukan menjadikan amal yang Saleh dan menjadikan sedekah jariyah bagi kami penerus penerus mu

Kami akan meneruskan cita-cita mu di dunia pendidikan masa kini dan masa mendatang.

Saya masih terkenang dengan jasamu
Ketika engkau menawarkan siapa yang mau ikut pelatihan yang diadakan oleh ikatan guru Indonesia kota Surabaya saya angkat tangan "saya Abah yang ikut",

Dan semenjak itu selain aktif di KKG PAI kota Surabaya saya juga aktif di IGI kota Surabaya sehingga di kepengurusan IGI dari 15 orang  ada 4 guru Pendidikan agama Islam tiga dari guru Pendidikan agama SD dan satu dari guru Pendidikan agama SMP itu semua berkat jasa Bpk. H. Supriyanto

Dengan kesederhanaan nya ...
Ketika pertama kali kami bertemu
Engkau mempersilahkan makan di mushola SD labschool UNESA Surabaya.

Engkau selalu memberi motivasi kepada para guru agama untuk menjadi pelopor di antara guru-guru yang lainnya.

Ketika guru yang lain masih berangan-angan kau sudah mengerjakan
Ketika guru yang lain sudah berjalan engkau sudah lari ke depan

Itulah moto yang diberikan Abah Supriyanto kepada guru-guru agama di lingkungan Pendidikan kota Surabaya

Mudah-mudahan jasamu selalu menjadikan ilmu yang bermanfaat sehingga bisa menambah pahala mu walaupun kau sudah wafat, selamat jalan bapak Supriyanto

Semoga engkau mendapat tempat yang mulia di sisi Allah subhanahu Wa ta'ala Amin ya robbal alamin.

Moh. Hamim Munir

Ode Buat Sang Guru Bangsa Supriyanto

Ode Buat Sang Guru Bangsa Supriyanto

Supriyanto (alm) Sang Guru Bangsa

Langkahmu adalah sebuah keikhlasan
Perjuanganmu adalah sebuah pengabdian
Pemikiranmu adalah sebuah terobosan
Kasih sayangmu adalah sebuah pengkaderan

Jika seorang ayah adalah ketegaran hidup
Itulah engkau
Jika seorang guru adalah samudra ilmu
Itulah engkau
Jika seorang ibu adalah langit kasih sayang
Itulah engkau
Jika seorang pemimpin adalah  Ulul Amri
Itulah engkau
Jika masa depan adalah akselerasi ide
Itulah engkau
Ratusan kata
Ribuan kalimat
Jutaan Syair
Milyaran peribahasa
Tak akan mampu menggambarkan sosokmu
Tak akan mampu melukis perjuanganmu
Tak akan mampu menuliskan kasih sayang mu
Tak akan mampu menghitung jasa-jasamu
Aku bukan anakmu
Tapi engkau rela membimbingku dan mendatangiku
Aku bukan muridmu
Tapi engkau ikhlas mengajarkan sebuah pemahaman diluar nalarku
Aku bukan saudaramu
Tapi engkau mengayomiku dengan ukhuwahmu

Matahari KKG ..?!
Lebih dari itu
Napas Pendidikan Agama Islam..?!
Lebih dari itu
Nyawa Sebuah Perjuangan..?!
Lebih dari itu

Jika matahari tenggelam hilanglah terang
Tapi pemikiranmu tetap terang
Jika napas terhenti berakhirlah kehidupan
Tapi jasamu tetap ada dalam setiap kehidupan
Jika nyawa putus adalah kematian
Tapi keikhlasanmu tidak akan menemui kematian

Bapak….
Guru…
Teman ….
Engkau akan selalu ada dalam setiap doa-doa kami
Engkau akan selalu ada dalam setiap perjuangan kami
Engkau akan selalu ada dalam setiap pemikiran kami
Engkau akan menjadi pedoman dalam kehidupan kami

Kezuhudanmu
Keikhlasanmu
Cara Pandangmu
Perjuanganmu
Perjalanan hidupmu
Adalah sebuah kitab suci yang akan membimbing kami

Dalam memajukan PAI
Dalam meneguhkan ISRA
Dalam menegakan kehidupan 
Dalam mendirikan ISLAM
Sebagai Tujuan abadi perjalanan hidup insan yang sejati…

Bukan hanya kami yang bersedih dengan ketiadaanmu
Tapi putra putri bangsa ini
Bukan hanya kami yang menangisi kepergianmu
Tapi bangsa ini yang kehilangan sosok guru bangsa

Guru Bangsa….
Yang  mengajarkan toleransi yang berbasis ISRA
Yang mengajarkan hidup bukan hanya untuk makan dan minum
Tapi tanggung jawab sebagai hamba khalifatullah 
Rizki bukan untuk dikejar
Namun akan datang sendiri
Karena keikhlasan dan keyakinan

Selamat Jalan Sang Guru Bangsa
Selamat Jalan Bapakku
Selamat jalan Teman seperjuanganku
Jihadmu akan kami lanjutkan
Perjuanganmu akan kami teruskan
Pemikiranmu akan kami realisasikan
Samudra al Fatihah senantiasa terlantun untukmu

Kemayoran, 2 Juni 2020
Aan El Rahma 
Goresan kesedihan yang tak berujung

Senin, 26 Mei 2014

TUGAS TIM PENYUSUN RPP

Format RPP mohon didownload di sini
Mohon dikerjakan sesuai dengan tugas masing-masing dan dikumpulkan paling akhir tanggal 15 Juni 2014 di    zainalgpaisby@yahoo.co.id  Syukron Katsiron!




 
 
Blogger Templates