Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
Tampilkan postingan dengan label Raker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Raker. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Februari 2023

Sidang Pleno KKG PAI 2023

 Sidang Pleno KKG PAI 2023 


Prigen - Rapat kerja KKG PAI, dengan tema "Merawat Sinergisitas Memantapkan Profesionalitas" juga sebagai ajang untuk pelaporan tujuh bidang di KKG PAI Kota Surabaya dalam mengembangkan kinerja GPAI tiap tahunnya. Kemudian mengevaluasinya melalui sidang pleno.(04/02/23)


Ustadz M.S. Badar selaku pemimpin sidang pleno dengan 2 sesi yaitu evaluasi proker 2022 dan proker 2023, yang setiap ketua bidang akan mempresentasikan kinerja timnya setiap tahun. Kemudian dari Rekapitulasi hasil sidang komisi dengan membuat program kerja selanjutnya. 



Pelaporan pertanggungjawaban pertama adalah Bidang Litbang, dengan program ke depannya masih melanjutkan program yang masih belum berjalan. Bidang Humas, yang memprogramkan 2 pelatihan secara offline, seni fotografer dan give away dengan membuat postingan berita berupa foto menarik. Bidang Digitalisasi, yang memprogramkan membuat jejaring untuk memback ap data kita. Bidang Dakwah, yang memprogramkan untuk setahun ke depannya  jangkar tetap jalan dengan masukan peserta raker. PHBI dan pesram yang akan diadakan, insya Allah. 


Selanjutnya, Bidang Uspen, mengajukan program kerja setahun ke depan adalah tetap meningkatkan kinerja sebelumnya. Bidang Soskegur yang memprogramkan tahu ke depannya membuat konser amal untuk bencana yang terjadi. Dan Bidang PMPAI memprogramkan untuk menggandeng bidang lain dalam program kerjanya. 


Pelaporan-pelaporan yang telah dipresentasikan selama program kerja tahun 2022 dan memprogramkan untuk program kerja tahun 2023 agar menjadi lebih baik lagi ke depannya. (TimHumasSH)

Sabtu, 04 Februari 2023

Penguatan Administrasi GPAI

Penguatan Administrasi GPAI


Prigen - Rapat kerja KKG PAI tahun 2023 H/1444 M, tak hanya sebagai sarana GPAI untuk mengembangkan ke-PAI-an. Namun, juga tentang keadministrasian yang harus diisi dengan lengkap agar dianggap aktif di akun guru PAI seperti emis dan siaga. (04/02/23)


Minimnya pengetahuan serta gaptek GPAI Surabaya untuk mengisi data secara online menjadi motivasi KKG PAI Kota Surabaya untuk memberikan pengetahuan lebih lanjut seputar pengisian emis dan siaga. Dengan mengundang operator PAIS Kementerian Agama Kota Surabaya, Nurhadi, SE, MM.


Penguatan Administrasi GPAI menjadi tema materi yang diberikan dengan gamblang sesuai dengan aturan  pemerintah. Info dapodik harus fix sehingga bisa terbaca dan masuk ke emis. Kedisiplinan Administrasi tersebut merupakan persyaratan untuk cepatnya pencairan.


"Panjenengan, harus tertib langkah-langkah yang sudah saya shar, sehingga tidak akan terhapus apa yang sudah diaploud." Jelas Nur Hadi.


Tentang kesalahan nama di emis tidak bisa masuk, dalam perbaikan pun belum ada solusi. Sehingga GPAI harus berhati-hati dalam pengisian emis, jangan asal. Dengan penguatan administasi tersebut menambah pengetahuan GPAI. (TimHumasSH)



Guru PAI Gelorakan Kompetensi Diri Diawali dengan Sholawat Nabi

Guru PAI Gelorakan Kompetensi Diri Diawali dengan Sholawat Nabi 

Suasana Raker KKG PAI Kota Surabaya 

Prigen - Penguatan tugas pokok dan fungsi GPAI merupakan materi yang diberikan secara langsung oleh Kasi PAIS Kementerian Agama Kota Surabaya, H.M. Arifin, S.Ag., M.Si pada peserta KKG PAI Kota Surabaya dalam Rapat Kerja KKG PAI Surabaya, tahun 2023 H/1444 M dengan suasana yang penuh kekeluargaan.  Belum lagi Balai Diklat Kota Surabaya di Prigen pun dipenuhi salawat nabi untuk menguji otak kanan. Menjadikan hati tentram. (04/02/23)


Kasi yang multitalent, sebelum memberikan materinya pun beralih mengajak kembali peserta untuk bersama-sama bernyanyi menggugah otak kanan. Berharap esok kembali lebih baik lagi. Kegembiraan tersebut membuat peserta lebih fresh. Karena seorang guru harus lebih ceria dalam setiap masuk kelas, ungkap M. Arifin.


Dalam materi yang diberikan adalah 4 kompetensi guru yang harus dimiliki oleh pendidik, antaranya kompetensi pedagogik menyangkut kemampuan pada guru. Kompetensi kepribadian seperti mantab dan stabil, lebih dewasa, arif, berwibawa serta menjadi tauladan. 


Kompetensi profesional, mampu menguasai substansi keilmuannya. Penguasaan materi yang berhubungan dengan bidang studi. Menguasai struktur dan media yang tepat. Terakhir adalah kompetensi sosial yang meliputi kemampuan berkomunikasi dan bergaul dengan murid, sesama guru, tenaga dan wali murid.


Dengan ditambah kemampuan 3 C, crithical thingking,  colaboratif dan kreatif. Guru akan menjadi pendidik yang tak tertinggal oleh zaman. (TimHumasSH)

Merawat Sinergisitas Memantapkan Profesionalitas

 Merawat Sinergisitas Memantapkan Profesionalitas


Surabaya. Rapat kerja KKG PAI Kota Surabaya yang di gelar di Gedung Diklat Pemkot Surabaya yang beralamatkan di Prigen Pasuruan Jawa Timur, dengan tema "Merawat Sinergisitas Memantapkan Profesionalitas" telah menghadirkan seluruh pengurus inti, Ketua KKG PAI Kecamatan di Wilayah Surabaya serta duta pengurus Kopsyah RD Jatim. (04/02/23)


Tak hanya itu, sederetan pejabat pun hadir untuk membuka rapat KKG PAI Surabaya,  diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ir. Yusuf Masruh, MM. Kepala Kementerian Agama Kota Surabaya Dr. Pardi, M. Pd.I. Pembina KKG PAI Kota Surabaya Drs. H. Minun Latif, M. Si dan Kepala Seksi PAI HM. Arifin, S.Ag, M.Si, beserta operator turut mensuport.



Acara yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kedua pembacaan ayat suci Al-quran dan selanjutnya laporan ketua panitia, Khoirun Nisa, S.Pd dan berharap dengan pelaksanaan raker, para GPAI bisa terus bersinergi serta memantapkan profesionalitasnya.


Sesi sambutan oleh Kepala Kemenag sekaligus membuka secara syah rapat kerja KKG PAI Kota Surabaya. Dalam sambutanya Beliau berpesan, bahwa GPAI harus fitrah dalam melayani. Amaliah, pola tingkah, bahwasanya guru agama harus menunjukkan perilaku sebagai contoh, keteladan pada siswa, sehingga harus dijaga. Harokat, rul model di luar rumah. Dijadikan oleh masyarakat sebagai tokoh yang sewaktu-waktu bisa ditunjuk memberikan berkah. Karena itu guru agama tidak boleh menolak.


Komitmen-Komitmen tersebut ditekankan untuk dilakukan oleh GPAI Surabaya. Dibarengi dengan konsultasi dan konsolidasi. Dengan begitu sinergisitas dan profesional sebagai GPAI bisa terwujud. Sambungnya. 


Sambutan kedua oleh pembina KKG PAI Kota Surabaya, sekaligus DPR Surabaya. Telah memberikan  pembinaan, bahwa guru PAI jangan berkecil hati. Asal guru agama harus memiliki landasan keikhlasan agar semua jalannya menjadi mudah. Apa yang dilakukan harus imbang,  kewajiban dilakukan dengan baik, maka hak pun akan datang dengan tersendiri.


Sambutan terakhir oleh, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Dalam sambutanya, beliau memberikan 2 syarat kesuksesan ala Beliau yang selalu tak lepas dengan kata terimakasih dan mohon maaf. Bahkan binaan untuk guru agama Islam harus ikhlas dan fokus. Meminta GPAI juga untuk mengajarkan dan mengidentifikasikan tempat ibadah pada siswa agar anak-anak bisa kembali ke tempat ibadahnya. Sebagai guru harus memiliki target untuk pembentukan karakter siswa.


Pelaksaan rapat kerja KKG PAI Kota Surabaya, benar-benar merawat sinergisitas serta memantapkan profesional antara Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Kementerian Agama Kota Surabaya dan Guru Agama Islam. Acara yang kemudian ditutup dengan doa.(TimHumasSH)

Rabu, 19 Januari 2022

Sinergi Dispendik dan Kemenag RI

 Sinergi Dispendik dan Kemenag RI



Surabaya - Rapat kerja guru PAI Kota Surabaya telah menghadirkan dua orang yang berpengaruh di Dispendik dan Kemenag Kota Surabaya Untuk memberikan dukungan dan pembinaan agar Kelompok kerja guru Agama Islam lebih baik lagi ke depannya di gedung P8 BG junction P8 , Rabu 19/1/2022


"Kekurangan guru menyisakan banyak hal. Karena itu guru agama Islam dinaikkan jam mengajar. Sedangkan untuk P3K jika ditempatkan itu ada MOU-nya sesuai tempat ditugaskan saat kali pertama mendaftar tesnya. Jadi tidak bisa serta merta diminta ngajar di tempat semula. Jadi sementara memang kondisinya seperti itu mengajar hingga kelebihan jam. Bahkan cipta karya kini pun dilimpahkan juga ke Dispendik sehingga kerja pun dobel." Jelas GTK Dispendik Ahmad Sya'roni, M.Pd di sela memberikan sambutannya.


Se- ide dengan apa yang disampaikan oleh Pak Arifin selaku Kasi PAIS Kemenag, bahwasanya sekolah kita sudah mengarah keagamaan. Seperti halnya sudah di SMP meskipun sekolah negeri setiap pagi pun anak-anak juga diajak mendengarkan ayat-ayat Alquran yang sudah menjadi ciri khas sekolah masing-masing. 


Pak Arifin berharap kegiatan yang baik macam Kelompok kerja seperti KKG PAI Kota Surabaya tersebut tidak berhenti begitu saja meski terkendala dana. Dan diharapkan bisa mencari sponsor agar acara bisa berlanjut.


Kesempatan bertemu dua orang yang bertugas mengurus para guru seperti GTK dan PAIS dijadikan Kesempatan untuk sharing tentang masalah internal keguruan dan berharap bisa menjembatani perubahan nasib para guru. Terutama regurasi pencairan TPP non PNS dan penambahan quota P3K Guru Agama Islam. (TimHumasSH)

Rapat Kerja GPAI Inovatif, Inspiratif dan Moderat

 Rapat Kerja GPAI Inovatif, Inspiratif dan Moderat 



Surabaya- Rapat kerja tiap tahun yang digelar oleh KKG PAI Kota Surabaya yang digunakan untuk merancang program kerja yang akan dilaksanakan setahun ke depan hingga kepengurusan berakhir sukses dilaksanakan di Hall P8 BJ Juntion yang dimulai pukul 13.00 WIB dengan dihadiri oleh pengurus inti dan Ketua KKG PAI Kecamatan yang ada di wilayah Surabaya. (19/01/22)


Selain itu, kelompok kerja tersebut pun mengundang Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kemenag Kota Surabaya. Tak hanya itu kepala bagian yang mengurusi guru agama Islam seperti GTK, PAIS dan juga para pengawas tingkat SD dari Kemenag pun ikut hadir. 


Acara yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KKG PAI Kota Surabaya membangkitkan semangat peserta raker. Alunan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh Ustadz Trisnanto, S.Pd semakin menebalkan keimanan kita. 


"Tema raker kita kali ini ada kata Moderat yang kita ambil dari salah satu program Kemenag Surabaya yaitu moderasi beragama sebagai dukungan kita pada program tersebut." Kata Zainal Abidin, S.Pd selaku ketua KKG PAI saat memberikan sambutannya. 


GPAI yang diharapkan menjadi inspirasi lahir di Surabaya sehingga raker kali ini benar-benar diharapkan terciptanya program inovatif, inspiratif dan moderat. Sehingga benar-benar menjadi rahmatan lil alamin.


Acara raker pun ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Ustadz Khozin Mustafid, M.Pd dengan harapan tujuan baik akan berakhir baik. Dengan berjuang bersama memajukan GPAI Surabaya menjadi barometer KKG sejenisnya. (TimHumasSH)

GPAI Surabaya Harus Kreatif, Inovatif, Inspiratif dan Moderat

 GPAI Surabaya Harus Kreatif, Inovatif, Inspiratif dan Moderat



Surabaya - Meningkatkan mutu GPAI Surabaya  yang kreatif, inovatif, inspiratif, dan moderat dipilih sebagai tema raker KKG PAI Kota Surabaya tahun 2022, untuk  menghadapi  tantangan perkembangan zaman,  dengan  tujuan GPAI tidak hanya pintar,  melainkan juga harus kreatif dan bisa memberi inspirasi  bagi seluruh  Indonesia.


Paparan tersebut di sampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainal Abidin ketua KKG PAI Kota Surabaya pada pembukaan rapat kerja yang dihadiri perwakilan dinas pendidikan dan Kemenag Kota Surabaya beserta pengawas PAI dan pengurus KKG PAI Kota Surabaya bertempat di BG Junction L8 ,Rabu 19/1/2022


Amar Baharudin PLT. kepala Kemenag Kota Surabaya menyampaikan " Tugas GPAI memberikan pondasi pada anak didik dan mengajarkan moderasi  beragama dengan menghormati dan menghargai  agama lain tanpa harus menjatuhkan satu dengan lainnya". Ujarnya.


Ada 972 guru PAI di Surabaya yang bertugas menanamkan pada anak-anak tentang adanya perbedaan sehingga nantinya akan saling menjaga dan memahami dengan semangat maju bersama ,diawali diskusi tranpatasi digital sesuai zaman dan harus bisa membuat  Inovasi -inovasi  pembelajaran  yang bisa dimanfaatkan untuk GPAI diseluruh  Indonesia. 


"Ada tiga pesan penting yang harus ada di setiap diri guru pendidikan agama Islam yaitu jadilah  orang terkenal , jika ingin dikenal maka jadilah  yang terbaik dan jadilah yang berbeda". Pungkasnya (Nasrullah) 

 
 
Blogger Templates