Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
Tampilkan postingan dengan label Guru Penggerak Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guru Penggerak Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Agustus 2022

Enam GPAI Surabaya Kembali Mewarnai Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan ke-6 Kemdikbudristek RI

 Enam GPAI Surabaya Kembali Mewarnai Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan ke-6 Kemdikbudristek RI 



Surabaya -  Kabar gembira dari program pendidikan guru penggerak angkatan ke-6 Kemdikbud ristek RI tahun 2022 satu guru pendidikan agama Islam kota Surabaya berhasil masuk menjadi pengajar praktik dan lima lainnya menjadi calon guru penggerak.



Kabar bahagia ini disampaikan oleh Ustadzah Wahyuni dari SDN Dukuh Menanggal I/424 Surabaya yang lebih dulu menjadi guru penggerak tahun 2021 dan kini berhasil lolos menjadi pengajar praktik.



Seperti yang dilansir oleh Wikipedia bahwa Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru yang bersifat transformasi, diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia di mulai tahun 2020. 



Adapun nama -nama guru pendidikan agama Islam kota Surabaya yang berhasil masuk menjadi Calon Guru Penggerak sebagai berikut : 

▶️ Mahfudz MS (SDN Kaliasin V/284)

▶️ Nur Aini (SDN Gading I/177)

▶️ Mudzakkir (SDN Kutisari I/268)

▶️ Shofy Alfi Khasanah (SDN Warugunung I/448)

▶️ Dwi Rahayu Rachmawati (SDN Mojo VI/225)




Ustadzah Wahyuni menyatakan " Bismillah... Semoga Kami semua amanah, diberikan kemudahan dan kesuksesan dan pastinya membawa nama baik GPAI Surabaya". Ujarnya (Bunda Tri)

Jumat, 21 Januari 2022

Menggerakkan GPAI Secepat Kilat

 Menggerakkan GPAI Secepat Kilat



Surabaya - Program perdana ngopi dari Bidang PMPAI, dengan penyajian menarik Ngopi Merah (Ngopi Pembelajaran Inovatif. Menyenangkan dan Bergairah) dengan pemateri Ustadzah Wahyuni, S.Sos.I asal SDN Dukuh Menanggal 1/424. Satu-satunya Guru Agama Islam yang telah lulus menjadi Guru Penggerak. (21/01/21)


Acara yang dihadiri oleh Guru Agama Islam tingkat Sekolah Dasar seSurabaya tersebut dimulai pukul 13.30 WIB secara virtual, Microsoft Teems. Dengan pembawa acara Ustadzah Nur Aini dan sambutan ketua KKG PAI sebagai pembuka diwakili oleh Ustadz Zainul Fanani. Dan doa penutup oleh Ustadz Moh. Hamim Munir.


Menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai nasionalisme pun tak terlupakan, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars KKG PAI Kota Surabaya mewarnai acara yang luar biasa, kali ini bertujuan agar quota Guru Penggerak bisa dilahirkan dari GPAI-GPAI Surabaya. 


Bersama moderator Ustadz Mahfudz menjadikan diskusi siang menjadi lebih bergairah. Bagaimana caranya bisa masuk menjadi Guru Penggerak? Dan langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk meraihnya, semua dikupas jelas dalam acara Ngopi tersebut. 


"Bagaiman Guru GPAI Surabaya bisa masuk menjadi Guru Penggerak memenuhi quota 800 untuk Surabaya dari 8000 seIndonesia yang tersedia. Apa dibiarkan tidak ada yang mendaftar? Disayangkan sekali. Jadi Jenengan bisa melihat di SIMPKB untuk bergabung." Ustadzah Wahyuni memberikan semangat pada peserta Ngopi agar bergerak secepat kilat menjadi CGP dan lulus di sela menyajikan materinya. 


Pengaji pun diberikan waktu untuk menerangkan seputar Guru Penggerak sebagai Guru Pemimpin Pembelajaran. Pendidikan Penggerak meliputi 9 bulan dengan 3 modul. Demi menjad i pimpinan pendidik di masa depan dengan mewujudkan generasi unggul Indonesia. 


Satu persatu penyaji memberikan bocoran bagaimana langkah untuk mendaftarkan diri menjadi CGP. Sekitar tiga puluh menitan sesi berganti menjadi tanya jawab oleh peserta sebelum berakhir di pukul 15.00 WIB. Ajang yang benar-benar menginspirasi banyak orang untuk tetap mampu melakukan menegemen waktu dan fokus. Dari semua yang dijelaskan, peserta harus lebih sering membuka SIMPKB sebagai pusat informasi. Bahkan pemateri pun memotivasi GPAI di akhir acara untuk tetap semangat mengikuti dan jangan mau kalah dengan guru umum karena guru PAI selalu di hati siswa.(TimHumasSH)

Rabu, 12 Januari 2022

Inovatif, Kreatif dan Inspiratif Pra Raker Virtual

 Inovatif, Kreatif dan Inspiratif Pra Raker Virtual



Surabaya- Jelang rapat kerja KKG PAI Kota Surabaya, ketua panitia Ustadz Zainul Fanani mengundang semua ketua bidang dan anggota pengurus untuk mengadakan pra raker dan memfix-kan pembahasan sehingga saat raker yang seminggu lagi digelar berjalan lancar. (12/01/21)


Acara yang dimulai pukul 12.30 WIB dengan tampilan pembukaan yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KKG PAI Kota Surabaya. Kemudian dilanjutkan ketua panitia sebagai host untuk mengatur selama acara. 


"Saya tidak berhak atau menuntut semua kabid untuk memenuhi program yang sudah diprogramkan. Karena organisasi kita ini tidak ada bayarannya. Namun organisasi sosial sehingga saya tidak bisa menuntut Panjenegan semua untuk menjalankan semua program tersebut. Saya hanya berharap program kita tersebut bisa menjadi inspirasi, menjadi landasan dan pondasi sehingga bisa dilanjutkan program tersebut di tahun berikutnya." Terang Ustdaz Zainal Abidin selaku ketua KKG PAI Kota Surabaya saat memberikan sambutannya.


Selain itu, reques dari Kadis Surabaya terpilih Pak Yusuf, yang meminta GPAI untuk memakmurkan masjid, dengan menambah satu kegiatan keagamaan lagi pada hari kamis dengan kegiatan istighosah dan doa bersama via luring hibrid di setiap wilayah. Di sisi lain kegiatan jangkar masih tetap dilaksanakan meski masih via daring di setiap hari perkecamatan.


Bahkan sempat, ketua KKG PAI Kota Surabaya mengingatkan ketua panitia raker yang sekaligus ketua 1 untuk melaksanakan kembali, penjadwalan khatib jumat yang sasaran awal guru dan siswa SMP, mulai dilebarkan dengan menjadwalkan guru dan siswa SD.


Satu persatu ketua bidang pun, mulai dari Bidang Humas, Bidang Dakwah, Bidang PMPAI, Bidang Soskesgur, Bidang Uspen, Bidang Digitalisasi dan Bidang Litbang mendapatkan waktu untuk melaporkan semua program yang sudah maupun yang belum terealisasi. Sehingga pra rapat kali ini benar-benar menjadi koordinasi para pengurus untuk mensukseskan raker. Sekaligus stimulus ke Dispendik dan Kemenag untuk mendukung semua program KKG PAI KotaSurabaya.


Dari pelaporan para tujuh kabid pun membuka sesi evaluasi sehingga memunculkan ide EO (event organizer) tiap acara yang disemarakkan oleh GPAI bisa dilakukan oleh Bidang Uspen. Ide Ngopi bisa segera dilaksanakan dengan acara bisa menggandeng guru penggerak. Budaya tulis GPAI yang masih rendah dan menunggu kontributor jurnal PAI, sehingga bisa dijadwalkan seminar PTK. Dan masih banyak lagi evaluasi yang membangun bermunculan untuk bidang lainnya. Di tahun ini kepengurusan KKG PAI Kota Surabaya pun mengajukan bottom up dalam kepengurusan kali ini. (TimHumasSH)

Senin, 29 Maret 2021

Ustadzah Wahyuni, GPAI Calon Guru Penggerak Indonesia

 Ustadzah Wahyuni, GPAI Calon Guru Penggerak Indonesia


Surabaya - Dinyatakan lulus seleksi Calon Guru Penggerak Indonesia yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI pada hari Jum'at, 26 Maret 2021 adalah sebuah anugerah yang luar biasa dari Allah Swt setelah menjalani 2 tahap seleksi yang cukup panjang dan menantang mulai tanggal 12 Oktober 2020.


Harus mengikuti seleksi tahap 1 mulai dari mengisi CV, dan menjawab Essay secara online via SIMPKB sesuai waktu yang ditentukan oleh aplikasi yang merupakan pemaparan pengalaman pribadi sebagai guru sesuai mata pelajaran yang diampu dalam kegiatan menggerakkan siswa dan teman sejawat secara jelas, dan terperinci mengikuti tata aturan jumlah minimal karakter huruf (jika karakter huruf yang diminta belum sesuai maka secara otomatis tidak akan bisa tersimpan dan tidak akan bisa melanjutkan Essay berikutnya). 


Setelah CV dan Essay tahap 1 selesai , selanjutnya harus menyelesaikan Tes Bakat Skolastik yang terdiri dari 3 Subtes (Subtes Verbal; Subtes Kuantitatif dan Subtes Penalaran) secara online pula mengikuti tata aturan yang ada di SIMPKB (jika peserta melebihi waktu yang ditentukan maka akan dianggap gugur).


Setelah dinyatakan lulus tahap 1 yang terdiri dari pengisian CV, Essay dan tes bakat skolastik maka peserta harus mengikuti seleksi tahap 2 yang terdiri dari 2 komponen (Praktik mengajar/micro teaching secara online dan tes wawancara). 


Praktik mengajar/micro teaching dilakukan secara online via google meet bersama 2 asesor dari pusat dan hanya dibatasi 10 menit saja. Dengan tuntutan harus aktif seolah mengajar tatap muka dengan siswa, RPP murni buatan sendiri, menampilkan media secara nyata dan wajib menggunakan model pembelajaran kooperatif. 


Kemudian RPP yang dinyatakan lulus pada tanggal 4 Januari 2021 dan harus diujikan dengan praktik mengajar/micro teaching online via Google Meet pada tanggal 15 Januari 2021.


Komponen ujian berikutnya adalah tes wawancara oleh 2 asesor dari pusat via google meet dengan batas waktu yang disediakan adalah 30 menit pada tanggal 17 Februari 2021 sesi kedua. 


Wawancara ini luar biasa membuat waktu 30 menit tak terasa, 2 asesor bertanya seputar kroscek terhadap Essay yang pernah diisikan dan meluas kepada bagaimana peserta menyikapi masalah yang diungkap oleh kedua asesor.


Proses seleksi Calon Guru Penggerak ini luar biasa solid, tertutup dan bertanggungjawab. Segala proses perekrutan tiap tahapan (tahap 1 dan 2) tidak diperbolehkan untuk terekspos ke sosial media (dilarang merekam dan mempublikasikan foto/video proses) jika itu dilanggar maka melanggar UU ITE, semua menjadi hak mutlak panitia seleksi Guru Penggerak Indonesia yang diselenggarakan Kemendikbud RI.


"Jangan takut melangkah, karena jarak 1.000 mil dimulai dari satu langkah, Salam sehat, salam kenal, salam bergerak bersama. Saya GPAI Surabaya siap mengikuti Pendidikan Guru Penggerak dari Kota Surabaya". Semangat Ustadzah Wahyuni satu-satunya GPAI Surabaya yang lolos melangkah sebagai guru penggerak Indonesia (Bunda Tri/Wahyuni) 

 
 
Blogger Templates